Hari Ahad, ada arisan di rumah Ua di KirCon Bandung. Berangkat pagi dari Bekasi, masih juga kena macet, pan long weekend, yach.. di maklum lach…
keluar Pasteur, mampir ke Kartika Sari dan Blossom FO-yang ini FO favoritnya Bapak Harry-. Makan siang, sudah sampai di rumah Ua. (Pas banget yach….). Datang langsung makan… bercengkrama…. jam 3.30 sore, pulang.
Sampai di Jalan Tol, hujan deras…. sekali… jarak pandang cuma dua mobil di depan. Bapak langsung jalan pelan, di kanan. Tiba-tiba, Bapak Harry ngerem sebanyak 3 kali. Di depan mobil Jazz berhenti, di depan Jazz ada Sedan yang berhenti juga. Belum ada 1 menit, Ibu lihat dari spion, Truk jalan kencang di belakang, lalu BRAK, bunyinya keras banget. Kakak hampir jatuh (padahal duduk di tengah) kalau gak di pegang Mba. Truk langsung banting stir ke kiri, berhenti sebentar terus jalan. Mobil Bapak belum bisa gerak, karena masih tertahan mobil di depan.
Setelah mobil bisa jalan, Bapak cari truknya untuk di mintai pertanggung jawaban. Karena Ibu lihat banget Truk itu, pas lihat di jalan, Bapak mepet truknya. Supir truk langsung turun, Bapak sudah marah besar, minta supirnya untuk naik ke mobil. (Kasian Umay dan Aulia, diam… saja… dengar Bapaknya marah) Supirnya naik ke mobil, dan minta truk untuk ikutin mobil Bapak. Supirnya baik, ngaku salah dan mau bertanggung jawab.
Di tempat peristirahatan, kita berhenti. Hujan juga berhenti di tempat peristirahatan (tapi hujan deras lagi beberapa meter dari tempat itu). Bapak dan supir truk turun. Ibu berdo’a supaya Bapak gak main tangan. Bapak itu kadang suka main tangan kalau lagi marah, apalagi kalau dia gak salah (yang salah yang nabrak), wah.. bisa runyam. Setelah debat sebentar, Supir truknya ngasih uang ganti dan KTP. Bapak juga kasih kartu nama, biar si sopir bisa ambil lagi KTP nya.
Di jalan pulang, Bapak bilang, kalau truknya gak buang stir ke kiri, mobil bisa habis depan belakang, karena truk jalannya kencang. ih… Ibu gak bisa ngebanyangin, di serempet saja, bantingannya kerasa banget, apalagi… Ya Allah.. manusia tidak punya kuasa atas apa yang terjadi dengan dirinya. Allah Maha Besar. Ibu-Bapak-Kaka-Ade-Mba- masih di lindungi.
Jadikan kejadian ini pelajaran untuk kita semua. Berhati-hatilah di jalan, apalagi jika kondisi hujan deras, ambil jalur kiri, nyalakan lampu Hazard, dan berjalan pelan.
