Belakangan ini, Umaira senang sekali bertanya “kenapa sich bu…”
Sewaktu sedang nonton Dibo the Gift Dragon, Umay bertanya “kenapa sich bu, kok Dibo bisa ngeluarin kado dari perutnya ?”, “karena namanya Dibo the Gift Dragon, artinya Dibo Naga pemberi Hadiah. Gift itu Hadiah” jawab Ibu. Umay mengangguk-ngangguk.
Sewaktu sedang nonton Mickey Mouse Club House, Umay bertanya “kenapa sich bu, suaranya Donald kok jelek amat, gak kedengeran ?”, “karena Donald kan bebek, jadi suaranya seperti bebek, wek..wek..wek..” jawab Ibu. Umay bertanya lagi “kenapa sich bu, Desi itu bebek juga tapi suaranya bagus ?” “karena Desi itu bebek perempuan. Suara perempuan harus bagus” jawab Ibu lagi. Umay mengangguk-ngangguk.
Sewaktu Ibu sedang menikmati Durian, Umay bertanya “kenapa sich, Ibu kan orang Garut, tapi suka Duren ?” “memang kalau orang Garut, gak boleh suka Duren ?” Ibu balik bertanya. “kan orang Palembang yang suka Duren” jawab Umay. “gak apa-apa suka Duren, walaupun bukan orang Palembang. Semua orang suka Duren kok” jawab Ibu. Umay nyengir.
Sewaktu Ibu sedang menghitung uang receh (1000-an), Umay bertanya “kenapa sich, Ibu kerja, terus uangnya banyak ?” “ya kan Ibu kerja. Kerja itu di bayar (digaji-red), jadi dapat uang” jawab Ibu. “kenapa sich bu, Bapak gak punya uang ? kan Bapak juga kerja” tanya Umay. (Umay gak pernah lihat Bapak Harry ngitung uang, jadi di pikirnya gak punya uang
) “siapa bilang Bapak gak punya uang. Ini juga uangnya Bapak. Uang Ibu di tabung, uang Bapak untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk jajan Kakak sama Ade, untuk Kakak sekolah, untuk Ibu kerja (ongkos), untuk kita makan sehari-hari, ya..kan…” jawab Ibu sambil tertawa. “untuk beli mainan juga ya, Bu..” kata Umay lagi. “kalau Kaka mau beli mainan, harus nabung dulu yach..” jawab Ibu. “iya..” jawab Umay sambil tertawa.
