Umay main di Kidzania…. gak kebanyang sebelumnya. Ibu pikir, Umay masih belum bisa main di Kidzania. Di sana kan anak-anak bermain peran pekerjaan orang dewasa. Tetapi ternyata Ibu salah. Umaira senang sekali main di sana. Kesempatan ini di dapat sewaktu milis Ayahbunda ngadain KopDar anggota milis di Kidzania, masuknya free untuk satu bunda/ayah dan satu anak. Alhamdulillah, Ibu dapat free ticketnya.
Kidzania ada di Mall pasific Place-kawasan Niaga terpadu Sudirman. Dari Bekasi naik patas jurusan blok M, turun di halte Polda, jalan kaki dech ke Mall PP. Sepertinya Mall PP di tujukan untuk kalangan atas, di lihat dari tokonya.
Karena datang kepagian dari waktu kumpul, Ibu muter-muter dulu, gak lama sich, karena anggota milis yang lain sudah berdatangan. Daftar di “Airport”, di pakaikan gelang untuk mendeteksi data kita. Dikasih cek senilai 50 Kidzos (mata uang Kidzania), yang bisa di belanjakan di dalam Kidzania. Di dalamnya, ada banyak kantor-kantor kecil yang bisa di masuki oleh anak-anak. Ada bank, rumah sakit, pemadam kebakaran, kantor polisi lengkap dengan penjaranya, pom bensin, swalayan, kantor pajak, kantor telekomunikasi, kantor berita, stasiun radio, pool taxi, klab malam, toko pizza, toko roti, toko ice cream, sekolah akting, universitas, dan banyak lagi.
Pertama Umay menukarkan ceknya di bank BCA. Di bank di kasih uang cash 30 kidzos dan kartu ATM isinya 20 Kidzos. Umay lalu buat SIM, biar bisa bawa mobil. Datang ke hospital untuk di cek kesehatannya (cek bisa baca atau belum)-bayar 20 Kidzos, di lanjutkan ke Honda driving center untuk di tes tentang rambu-rambu. Langsung dapat SIM dech-mirip sama SIM bapak Harry loch-.
Lagi asyik-asyik lihat-lihat, tiba-tiba bunyi suara sirine “ngiung-ngiung-ngiung’”, ternyata penjahatnya kabur. Anak-anak yang berperan sebagai polisi di minta untuk menangkap penjahat. Hi…hi..hi… Umaira takut banget sewaktu penjahatnya kabur. langsung pegang kaki Ibu dan ngajak pergi dari depan kantor polisi. Eh.. di jalan malah lihat penjahatnya lari ke arah umay dan Ibu, kontan Umay lari-ngumpet. Sudah Ibu terangkan kalau itu pura-pura, hanya permainan, tetap saja Umay takut. Setelah Ibu ajak lihat penjahatnya sudah masuk penjara lagi, baru dech Umay PD keliling Kidzania.
Umay kembali lagi ke Hospital untuk jadi ‘Nurses’. Di Hospital di ajarkan cara untuk merawat bayi, dari mulai memandikan, menimbang, kasih bedak, pakai baju, kasih susu, sendawa, sampai menina bobokan. Bayinya juga di kasih nama. Kerja jadi ‘Nurses’ dapat bayaran 15 Kidzos. Dari Hospital ke Fire Station, jadi Pemadam kebakaran. Di brefing caranya pakai selang pemadam dan tabung pemadam. Selesai briefing, mereka di angkut mobil pemadam, ke hotel yang terbakar. Hotelnya di semprot air beneran, dan ada sensasi panasnya sedikit. Lucu dech Umay dengan topi pemadamnya yang kebesaran. Di Fire Fighter di bayar 20 Kidzos (kalau gak salah-lupa..).
Umay langsung ketagihan ‘kerja’ lagi, biar bisa dapat uang. Dari Fire Station ke Beauty Salon, jadi pekerja salon. Lucu juga lihat Umay bedakin dan kasih lipstik ke temannya. temannya juga enjoy tuch di dandanin Umay.
karena Umay pekerja jadi Umay di kasih gaji. Wah.. tambah senang tuch… Dari Salon, Umay mau jadi petugas Pom bensin. Di kasih tau caranya untuk jadi Petugas Pom Bensin, Umay langsung tune in. Angkanya di buat Nol, selangnya di masukkan ke tangki terus di pencet gagang selangnya, selesai, angkanya di nol kan lagi. Mungkin karena sering lihat Bapak Harry jadi pelanggan di Pom Bensin.
tentunya Umay dapat bayaran lagi.
Makan pizza sebentar, di teruskan jadi tukang bersihin kaca gedung tinggi. Umay di pakaikan helm dan safety belt, terus di angkat ke atas pakai kerangkeng pengaman. Diatas ternayat Umay kebelet pipis, jadi goyang-goyang. Belum sempat dapat bayaran langsung ngacir ke toilet untuk pipis. Karena belum di bayar, jadi kembali lagi untuk ambil ‘gaji’nya.
. terakhir Umay jadi tukang bangunan. Pakai helm dan jaket seperti tukang bangunan. Di sini di bayarnya pakai ATM, jadi ATM nya di gesek. Lumanyan juga gaji yang di dapat. Umay main sampai Kidzanianya tutup.
Wuih…. enak banget… capai tapi PUAS…..
